Teori Jualan Pisang Goreng

Ruzdee.com – Teori Jualan Pisang Goreng, bukan resep yang akan saya bahas disini, dan bukan saya jualan pisang goreng melalui blog saya ini, namun teori saya tentang berjualan/berbisnis dengan perumpamaan pisang goreng. Kenapa pisang goreng? karena pisang goreng adalah jajanan yang murah meriah yang sering kita temui disekitaran kita, jadi lebih mudah untuk menganalogikan teori ini dengan pisang goreng.

Case 1 : Ada seseorang yang menjual pisang dengan cara tradisional dan dengan resep tradisional hanya menambahkan tepung yang encer, kemudian digoreng dan harganyapun berkisar 500 rupiah sepotongnya, dan biasanya dijajakan diwarung2 sekitar kita. Banyak yang senang dengan jajanan ini, karena dinilai sebagai makanan khas desa yang ngangenin seperti dikampung.

Case 2 : Ada seseorang yang menjual pisang goreng dengan konsep yang lebih modern dan dengan resep yang baru yaitu pisang goreng kripsi, yaitu dibalut adonan tepung menjadikan pisang goreng tersebut krispi saat dimakan, dan pisang goreng krispi ini dijual dengan harga 1.000 rupiah.

Case 3 : Melihat dari perkembangan bisnis dari case ke-2, ada orang yang meniru untuk menjual pisang goreng dengan konsep dan resep yang hampir sama yaitu pisang goreng krispi namun dengan harga yang sedikit lebih murah yaitu 800 rupiah.

Case 4 : Berbeda dengan ketiga case diatas, kali ini ada seseorang yang menjual pisang goreng dengan konsep dan resep yang “mungkin” sama dengan case ke-2 atau 3, bahkan dengan harga yang sama dengan case ke-2 yaitu 1.000 rupiah, namun ternyata lebih laris dan cepat habis dibandingkan penjual yang lain.

Apa yang salah? Tidak ada yang salah dari case ke-2 dengan harga yang sama namun malah lebih banyak pembelinya pada case ke-4, setelah dilihat ternyata penjual nomer 4, dengan memberikan harga 1.000 rupiah, kita sudah bisa mendapatkan pisang goreng krispi dan balutan gula caramel untuk menambahkan rasa manis dari pisang goreng tersebut.

Seorang pembeli melihat dengan mengeluarkan uang yang sama dia mendapat produk yang lebih bagus, kenapa tidak memilih yang harganya lebih murah? terkadang spikologi pembeli lebih senang untuk membeli barang yang lebih mahal namun kualitas yang lebih bagus. Itulah yang ditawarkan oleh penjual pada case ke-4.

Masalah keuntungan, bisa diperhitungkan sebelumnya, bisa menjual 50 potong pisang dengan keuntungan 200 rupiah atau menjualn 200 potong pisang dengan keuntungan 100 rupiah, pelanggan akan merasa puas dan merekomendasikan produk anda ke orang lain tanpa harus akan mengeluarkan biaya promosi.
nb. cerita diatas hanya murni pemikiran dan pengalaman saya, bukan sebagai pathokan untuk mengukur secara general.

Yang mereka cari:


harga pisang goreng, jual pisang goreng, resep pisang goreng untuk di jual, jualan pisang goreng, resep pisang goreng untuk dijual, resep pisang goreng untuk jualan, bisnis pisang goreng, keuntungan jual pisang goreng, usaha pisang goreng, Cara membuat pisang goreng untuk dijual

Related Articles

Facebook Comment

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX598034F575849