Ospek telah tiba…..
Ospek telah tiba…..
Hore…. hore…. hore… (maap buat tasya, lagunya saya bajak dikit)
Ospek atau Orientasi pengenala kampus CMIIW, adalah hal pertama yang akan dirasakan oleh semua mahasiswa, lalu apa hubungannya dengan saya? apakah saya maba (mahasiswa baru)? BUKAN !!!!! Ospek yang terkenal akan keganasannya (gak semua juga koq) dengan semangat 45 mendidik mahasiswa baru dengan gaya senioritas, mereka para maba yang masih culun dengan suka cita menerima itu semua. Saya tidak menyalahkan atau bahkan menyudutkan siapapun, saya hanya memandang realitas.
Namun kali ini saya mencoba memandang ospek dari sisi yang berbeda, jadikan acara musiman ini sebagai ladang penghasilan anda, koq bisa? tentu saja para maba memerlukan persiapan untuk melakukan ospek, nah itu bisa dijadikan lahan bisnis kan? kita dapat menjual peralatan yang dibutuhkan oleh mereka, tentulah bila ada ospek, peralatan yang musti dibawa tidak hanya yang normal-normal saja (kecuali rektornya galak… tidak memperbolehkan membawa yang macam-macam), misal saja, maba disuruh membawa caping (topi ala pak tani), tas kardus, kaos kaki warna-warni, bahkan disuruh bawa bom pita yang beraneka warna.
Cara memulai bisnis ospek
Analisa universitas, cari tahu apa saja barang-barang yang dibutuhkan oleh para maba, dengan cara mencari tahu di universitas, atau bisa tanya kepada calon maba, dengan begitu anda tidak akan salah berjualan, sebab bila anda tidak menganalisa terlebih dahulu, bisa-bisa barang yang anda jual tidak laku karena memang tidak dibutuhkan oleh maba.
Analisa pasar, sangat diperlukan menganalisa pasar karena tidak semua barang akan anda dapatkan dengan harga yang paling murah, bandingkan harga satu toko dengan toko yang lain, selisih seribupun itu sangatlah berarti.
Analisa tempat, surveilah tempat yang akan anda gunakan untuk berjualan, cari tempat yang strategis, cari tempat yang mudah ditemukan oleh maba.
Analisa waktu, pilih waktu yang tepat untuk berjualan, sehingga barang anda akan laku keras, ex jualah barang anda pada jam 4 sore hingga 10 malam itu untuk harga maxmimal yang akan anda dapatkan.
Analisa modal, lihat dahulu isi kantong anda, apakah cukup untuk membeli barang-barang tersebut, bila anda yakin akan mendapatkan keuntungan yang besar, anda dapat pinjam keorang lain.
Analisa harga, cari tahu harga barang tersebut dari pesaing-pesaing anda, jangan sampai harga yang anda tawarkan teralalu mahal hingga akhirnya tidak ada satupun barang yang terjual.
Saya kira bisnis ini cukup menjanjikan untuk ukuran bisnis musiman, bayangkan saja, misal harga kemeja putih dari harga 15 rb dapat dijual dengan harga 30rb, dasi hitam yang dibeli dengan harga 10rb dapat 3, dijual dengan harga 10rb satunya. Anda bisa mendapatkan keuntungan hingga 100%-200% dari modal awal. Bagaimana dengan anda? Tertarik ingin mencobanya?
clingak-clinguk…pertamax ya
hehehe…. bukan seleb blog koq… ![]()
keduaxxx ![]()
nahloh doyan bener si broder ini ngerjain botak2
kasian atuh bro, ntar pada dendam loh…
di didik aja pelan2, klo gak ngerti omelin, klo nyolot temp*l*ng aja, wah koq malah jadi “ganas” yah
dah jadi tradisi sih pren… susah dah jadi “MABA” seperti saya ini ![]()
weyeh… kan saya lihat ospek dari sisi lain bro… ini masalah bisnis yang bisa kita raih dimusim ospek… ![]()
om ini anak UI bukan?
maba = istilah yg gak asing…
September 4, 2008
bukan…. saya anak jogja… kalo istilah maba itu kan memang istilah umum ![]()
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment









6 Comments